Tips Rumah Walet Kecil Berhasil Dari Pengaturan Hingga Panen

rumah walet kecil berhasil

Bagaimana cara agar rumah walet kecil berhasil? Apalagi permintaan akan air liur walet terus meningkat seiring kesadaran masyarakat akan manfaatnya. Sarang walet kini dianggap sebagai salah satu super food dengan kandungan luar biasa. Tentunya hal ini membuat banyak orang tertarik untuk melakukan budidaya rumah walet. Simak tutorialnya berikut ini.

Langkah membuat rumah walet kecil berhasil panen banyak

Rumah walet kecil berhasil dibuat dan menghasilkan sarang banyak sebetulnya susah-susah gampang. Ada yang perlu kamu perhatikan ketika baru pertama kali membuatnya seperti:

Read More
  1. Syarat lingkungan sekitar kandang
    Untuk melakukan cara budidaya burung walet, hindari tempat-tempat yang dekat dengan pemukiman warga agar tidak mengganggu masyarakat sekitar. Lokasi yang cocok ialah di sekitar persawahan, hutan terbuka, pantai lepas, rawa-rawa, atau pinggiran sungai.Buat sarang walet di dataran rendah dengan ketinggian maksimal 1.000m dpl serta pastikan lingkungan bebas dari burung-burung pemangsa seperti elang.
  1. Pengaturan dalam kandang
    Gedung yang digunakan modal usaha sarang walet memiliki kondisi yang presisi dengan gua alami sebagaimana habitat asli walet. Adapun kelembapan alami gua mencapai 80-95persen dengan suhu 24-26C. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengatur suhu antara lain:
    • Mengisi plafon dengan sekam setebal 20cm.
    • Membuat kolam atau saluran air dalam gedung.
    • Menggunakan ventilasi berupa pipa L yang berjarak 5m satu lubang dengan diameter 4cm.
    • Pada lubang keluar masuk ditambah dengan penghalau sinar matahari berbentuk corong hitam. Corong ini bisa terbuat dari karung goni atau pun kain hitam lainnya. Burung walet menyukai suasana ruangan yang gelap.
    • Tutup rapat pintu, lubang, mau pun jendela yang tidak terpakai.

    Desain rumah walet kecil berhasil dibuat kalau kamu memperhatikan setiap detail-detail kecil di atas. Apalagi untuk lubang ventilasinya.

  1. Bentuk kandang walet terbaik
    Biasanya cara membuat sarang walet dari kayu dibuat seperti bangunan besar dengan luas antara 10x15m2 hingga 10x20m2. Semakin tinggi plafon maka akan semakin baik karena burung walet bisa terbang dengan lebih leluasa. Hindari pohon-pohon tinggi yang menutup rumah.Adapun temboknya terbuat dari plesteran dinding dengan bagian luar yang terbuat dari semen. Bagian dinding terbaik haruslah yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan kapur.Ketiga kombinasi rumah walet kecil berhasil jadi dibangun tersebut dapat menjaga suhu tetap hangat serta menstabilkan kelembapan udara di dalamnya.Untuk kerangka bangunannya sendiri terbuat dari kayu-kayu yang tua dan awet dari gigitan rayap. Sedangkan untuk atapnya terbuat dari genteng. Arena dalam ruangan sebaiknya dilengkapi dengan roving room yang dapat berputar untuk bermain.Tambahkan pula dengan resting room yang cocok untuk walet bersarang dan beristirahat. Adapun tempat walet keluar masuk disediakan lubang berukuran 20x20cm2 atau 20x35cm2 yang ditaruh di bagian atas.Jumlah lubang rumah walet dibuat berdasarkan kebutuhan serta kondisi bangunan. Posisi lubang menghadap ke timur. Jangan lupa seluruh dinding ruangan dicat dengan warna hitam agar lebih mirip goa.
  1. Mendapat bibit burung walet
    Biasanya para peternak lokal mendapatkan bibit walet secara tidak sengaja. Mereka memancing walet dengan cara tertentu agar rumah walet kecil berhasil. Jika di sekitar lokasi kebetulan memang ada burung-burung walet beterbangan, maka peternak akan menyiapkan rekaman suara burung walet.Burung-burung itu akan mengira suara rekaman tersebut adalah kawannya dan kemudian mendatangi lokasi gedung. Cara lain ialah dengan sengaja menumpuk jerami pada rumah walet yang mengundang banyak serangga-serangga sebagai makanan walet.Setelah walet datang dan bersarang di dalamnya maka indukan ini akan menetaskan telur-telur walet yang akan dierami. Selain itu peternak juga bisa memasukkan mereka ke dalam inkubator mesin tetas telur. Ini adalah awal rumah walet kecil berhasil ternak.
  1. Perawatan ternak walet
    Anakan burung walet dari telur induk walet liar setelah dierami beberapa hari maka akan menetas. Kondisi mereka masih lemah dan perlu suhu serta kelembapan ruangan yang stabil selama 2-3 hari. Bayi-bayi walet ini perlu diberi makan dengan kroto atau telur semut yang kecil-kecil.Rumah walet kecil berhasil atau tidaknya bisa dilihat jika anakan burung berusia kurang lebih 43 hari. Karena di usia tersebut barulah anakan walet siap terbang dan dilepas di dalam rumah walet. Setelah itu akan masuk ke proses selanjutnya.
  1. Sumber pakan terbaik burung walet
    Pada dasarnya walet adalah burung liar yang bebas dan mencari makan sendiri. Adapun makanannya ialah serangga-serangga kecil yang ada di sekitar sawah, hutan, lapangan terbuka, atau rawa-rawa.Agar rumah walet kecil berhasil memberikan hasil berkualitas baik, maka peternak harus menyiapkan pakan tambahan terutama jika musim kemarau kering datang. Hal tersebut dikarenakan pada musim kemarau sulit mencari serangga.Beberapa trik untuk mendatangkan serangga di rumah walet ialah:
    1. Menanam tanaman dengan sistem tumpang sari di sekitar kandang.
    2. Membuat gunungan buah-buah busuk di halaman.
    3. Membudidayakan kutu gaplek dan nyamuk dengan membuat genangan air.

    Jangan lupa rumah walet juga perlu untuk dibersihkan agar burung betah di sana. Rumah walet kecil berhasil bersih jika tidak ada kotoran ataupun sisa-sisa makanan hingga serangga mati yang tidak dimakan.

Metode panen rumah burung walet kecil

Sebelum memulai jualan hasil walet bahkan peternakan rumah walet kecil berhasil impor sampai luar negeri, ada metode panen yang perlu dilakukan:

  • Cara panen burung walet
    Sarang liur rumah walet kecil berhasil dipanen apabila keadaannya sudah memungkinkan untuk dipetik. Untuk melakukan pemetikan diperlukan metode khusus agar burung-burung walet tidak terganggu dan akhirnya pergi meninggalkan kandang.Berikut adalah cara panen sarang burung yang paling direkomendasikan:
    1. Panen dengan membuang telur walet
      Cara ini merupakan metode paling baik karena kualitas sarang yang dihasilkan benar-benar tebal dan optimal. Dengan membuang telur, peternak dapat panen hingga 4kali dalam setahun. Untuk melakukannya cukup dengan mengambil atau membuang telur walet dari sarangnya.Dengan begitu otomatis induk walet tidak memerlukan sarang lagi untuk mengerami telur mereka. Karena sarang sudah ditinggalkan maka peternak dapat mengambil sarang dengan hati-hati.Kelemahan metode ini ialah induk walet tidak sempat menetaskan telur yang membuat regenerasinya terhambat. Namun tentu saja peternak dapat meletakan telur-telur itu di mesin tetes telur untuk mendapat indukan baru. Cara ini bisa menjamin rumah walet kecil berhasil di kemudian hari.
    1. Panen dengan menetaskan telur
      Peternak baru akan memanen sarang ketika anakan sudah ditetasi oleh induknya. Dengan begitu populasi walet akan tetap terjaga. Hanya saja kelemahannya ialah kualitas sarang buruk karena sudah rusak dan telah tercampur dengan kotoran. Jika rumah walet kecil berhasil dibersihkan kembali dari kotoran atau kerusakan, cara tersebut lebih baik.
    1. Panen dengan merampas
      Peternak mengambil sarang sebelum induk walet berhasil menetaskan telurnya. Keuntungannya memang panen dapat dilakukan lebih sering karena burung walet yang akan bertelur pasti akan membuat sarang baru lagi.Namun kekurangannya cukup fatal yakni tidak adanya peremajaan walet yang membuat populasinya berkurang. Selain itu indukan yang membuat sarang dalam waktu singkat terus menerus akan mengurangi kualitas sarang rumah walet kecil berhasil dibangun sebelumnya.
  • Durasi panen paling tepat
    Panen sarang walet biasanya bisa dilakukan dengan durasi dari dua hingga empat tahun sekali. Contohnya kalau rumah walet kecil berhasil 2021 kamu bangun, maka kamu baru bisa panen sekitar tahun 2022 atau 2024.
  • Perawatan pasca panen walet
    Rumah walet kecil berhasil panen tetap harus dirawat sesudahnya. Lakukan perawatan setelah melakukan panen yakni dengan cara:
    • Bersihkan kadang secara menyeluruh setelah panen dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit oleh sanitasi yang buruk.
    • Bersihkan sarang dari kotoran yang menempel di permukaannya.
    • Pisahkan sarang walet berdasarkan kualitasnya untuk memudahkan saat menjual.

Budidaya walet memang menguntungkan dan memiliki nilai ekonomis. Sehingga tidak salah komoditi ini juga dijuluki emas putih. Membuat rumah walet kecil berhasil pada awalnya memang rumit namun setelah kandang jadi, maka peternak hanya perlu menunggu untuk mendulang hasilnya. Tertarik berbisnis sarang walet?

Related posts