Lokasi Hingga Tata Ruang Rumah Walet yang Tepat

rumah walet

Rumah walet yang bagus, pas, dan ideal adalah yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu megah. Tapi kamu bisa membuat rumah minimalis yang akan membuat walet betah menginap dan menetap di sana. Pastikan juga suasana dan lingkungan di rumah tidak ada gangguan, atau suara bising hewan.

Perhatikan juga bagaimana bentuk bagian dalam rumah yang harus sesuai dengan habitat aslinya agar walet betah. Burung walet senang terbang dengan bebas sehingga bagian tengah ruangannya harus luas. Ruangan tengah ini juga bisa dibuat menjadi tempat burung jantan dan betina kawin. Inilah bentuk dan bagian dalam dari rumah walet yang tepat.

Read More

Tata ruang bagian dalam rumah walet yang efektif

  1. Menyekat papan sirip rumah burung walet yang benar

Sebaiknya kamu membuat penyekat untuk rumah walet yang bentuknya kotak. Tujuannya yaitu supaya walet merasa leluasa di dalam rumah tersebut. Burung walet akan membuat sarang di beberapa sudut papan siripnya. Karena lokasi di sudut ini lebih aman bagi walet dalam membuat sarang.

Pemasangan sekat di interior rumah walet dibuat dengan bentuk melintang dari posisi lubang keluar masuknya walet. Fungsi pemasangan sekat yang bentuknya melintang ini adalah untuk menghalau sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. Dan supaya bagian dalam ruangan juga bisa lebih gelap.

Pastikan juga sekat dari rumah walet sederhana ini kuat dan jaraknya rapat ke plafon. Supaya tidak ada kecoak atau serangga apa pun yang bersembunyi di sana. Kemudian bagian permukaan kayunya pun harus dibuat dengan tekstur kasar agar sarangnya bisa mudah dibuat.

  1. Bahan Atap untuk rumah burung walet

Bentuk dalam rumah walet juga harus dibuat dengan desain yang tepat supaya burung-burung itu betah dan membuat sarang dengan cepat. Faktor utama dalam membuat sarang adalah walet-walet ini harus merasa nyaman terlebih dulu dengan bahan atap yang tepat.

Atap dari rumah walet 1 lantai sebaiknya dibuat dari bahan genteng agar suhu ruangannya pas. Ditambah dengan tingkat kelembapan yang juga sesuai baik di siang atau malam hari. Jika rumah tersebut menggunakan atap berbahan seng maka di siang hari akan terasa panas dan malam hari terasa dingin.

Hawa yang berubah-ubah tersebut tentunya akan membuat burung walet tidak nyaman saat menetap.

  1. Membuat dinding dan tembok

Kini kita masuk ke tahap pembuatan dinding dan tembok untuk rumah walet. Bagian dindingnya sebaiknya dibuat dari bahan batu bata atau batako. Tapi akan lebih baik jika menggunakan batu bata karena kondisi ruangannya akan lebih lembap dan sejuk. Susunan batu batanya sebaiknya dibuat dua lapis dengan lebar kira-kira 45 cm.

Tak hanya membuat rumah walet ideal kondisi dalam ruangan juga akan lebih sejuk. Dinding serta tembok rumah yang tebal juga akan menghalau pencuri untuk masuk ke dalamnya atau menjebolnya.

  1. Membuat suasana di dalam ruangan tetap dingin, lembap, dan sejuk

Kamu juga harus tahu cara membuat bagian dalam rumah walet selalu dingin, lembap, dan juga sejuk. Misalnya dengan membuat kolam air di ruangan tengah yang mirip dengan habitat aslinya di gua. Karena di dalam gua biasanya terdapat aliran/genangan air yang membuat gua selalu lembap dan sejuk.

Jika ingin membuat kondisi ruangan dingin dan lembap secara instan maka gunakan saja AC, mesin kabut, atau kipas angin raksasa. Hal ini akan menjadi langkah tepat dalam membangun rumah walet yang lembap dan sejuk. Tapi jika ingin menggunakan alat instan ini maka biayanya pun tidak sedikit.

Apabila anggaran yang dimiliki cukup besar maka alat-alat tersebut bisa kamu gunakan. Tapi jika anggarannya minim lebih baik gunakan kolam air saja, atau menempatkan ember besar berisi air di rumah walet tersebut.

Tips memperluas rumah untuk burung walet

Jika populasi walet terus bertambah dan sudah padat sampai tak sanggup menampung anakannya maka kamu harus memperluas gedung walet. Rumah atau gedung yang sudah padat tapi tidak diperluas bisa membuat walet-walet baru pindah ke rumah lain. Maka buatlah perluasan pada rumah tersebut atau membuat rumah walet 2 lantai.

Jumlah lantai ini bisa disesuaikan dengan jumlah walet itu sendiri. Bahkan kamu bisa membuat lebih dari dua lantai agar semua walet bisa tertampung dengan baik. Sebelum memperluas lokasi rumah walet maka kondisikan terlebih dulu dengan bentuk rumah yang seperti di awal.

Untuk bentuk rumah yang akan diperluas sebaiknya lihat ke mana arus burung akan berputar. Apakah putarannya ke arah kiri maka perluasannya pun diarahkan ke kiri. Begitu juga sebaliknya, jika walet banyak beterbangan ke arah kanan maka perluasan rumah juga ke arah kanan.

Kondisi ini akan membantu walet di ruangan yang diperluas tersebut. Jika perluasan ruangan tidak dilakukan maka walet bisa pindah dari rumah tersebut satu per satu. Untuk perluasan ruangan ke arah belakang biasanya tidak terlalu sulit prosesnya. Sedangkan untuk percepatan proses renovasi rumah akan dipengaruhi oleh kondisi di dalam ruangan itu sendiri.

Berhasil atau tidaknya memperluas ruangan tersebut akan terlihat dari bertambahnya koloni walet, tidak lebih dari setahun. Selain itu pastikan juga kamu sudah memperhitungkan biaya pembuatan rumah walet yang diperluas. Supaya kamu tidak kaget saat melihat rincian atau perhitungan biayanya.

Memilih lokasi ideal untuk membangun rumah burung walet

Perubahan kawasan yang tidak langsung akan memberi dampak untuk populasi burung walet. Misalnya untuk kawasan yang tadinya banyak dipenuhi walet kini sudah berubah menjadi kawasan industri. Maka walet pun akan bepergian dari kawasan itu satu per satu dan mencari kawasan lainnya untuk menetap.

Kawasan yang awalnya subur dengan burung walet bisa berubah menjadi gersang. Dan yang awalnya tenang pun akan berubah menjadi kawasan yang bising. Untuk itu pilih lokasi yang cocok untuk walet dan jangan sampai mereka terganggu dengan kawasan industri. Selain itu, pilih juga rumah walet dari kayu untuk tempat tinggal mereka yang nyaman.

Sama halnya dengan pemakaian sirip untuk ruangan di dalam rumah burung walet. Sebaiknya gunakan papan sirip berbahan kayu karena banyak keuntungannya seperti berikut:

  • Lebih mudah di bongkar pasang jika menggunakan papan sirip kayu.
  • Papan kayu akan menghasilkan sarang walet yang lebih baik.
  • Harga pembuatan papan sirip kayu untuk membuat sekat juga lebih murah.
  • Tambahkan aksesoris penting di papan kayu tersebut seperti misalnya speaker suara untuk memanggil walet, tweeter walet, dan sejenisnya.

Ada banyak jenis kayu yang bisa dimanfaatkan untuk membuat papan sirip kayu yaitu kayu meranti, bengkirai, sengon, dan jati. Akan lebih pas jika kamu memilih kayu meranti karena harganya lebih murah tapi teksturnya kasar dan disukai walet.

Itulah pembahasan lengkap mengenai rumah walet yang perlu diketahui oleh para pengusaha rumah burung walet.

Related posts